🐚 Apa Itu Keong ?

Keong adalah hewan molluska (moluska) dari kelas Gastropoda, yang berarti β€œberkaki perut.”
Keong memiliki cangkang keras berbentuk spiral yang melindungi tubuhnya yang lunak.
Mereka bergerak dengan otot perut (kaki pipih) yang licin dan berlendir, serta biasanya hidup di air tawar, laut, atau darat.

🌍 Habitat Keong Berdasarkan Lingkungan

Secara umum, keong dibagi menjadi tiga kelompok besar:

  1. 🐌 Keong Darat (Terrestrial Snails)
    • Hidup di daratan yang lembap (misal di kebun, hutan, sawah).
    • Bernafas dengan paru-paru sederhana.
    • Contoh:
      • Achatina fulica (keong raksasa Afrika)
      • Helix aspersa (keong kebun Eropa)
  2. 🐚 Keong Air Tawar (Freshwater Snails)
    • Hidup di sungai, kolam, danau, atau sawah.
    • Banyak yang berperan dalam ekosistem air sebagai pemakan ganggang dan sisa organik.
    • Contoh:
      • Pila ampullacea (keong sawah, disebut juga keong gondang)
      • Lymnaea stagnalis (keong air besar)
      • Melanoides tuberculata (keong pirit atau keong kecil yang sering di akuarium)
  3. 🐚 Keong Laut (Marine Snails)
    • Hidup di laut, dari perairan dangkal hingga laut dalam.
    • Cangkangnya beragam bentuk dan warna, sering dikoleksi karena keindahannya.
    • Contoh:
      • Turbo petholatus (keong turban)
      • Conus sp. (keong kerucut, sebagian beracun)
      • Haliotis sp. (abalone atau keong mata tujuh)

🧬 Ciri-Ciri Umum Keong

  • Tubuh lunak dan dilindungi cangkang spiral.
  • Bergerak lambat dengan kaki otot.
  • Mengeluarkan lendir (mukus) untuk mempermudah gerak.
  • Mempunyai antena (tentakel) di kepala, biasanya dua pasang: satu untuk penglihatan, satu untuk penciuman.
  • Bereproduksi secara seksual, sebagian hermafrodit (berkelamin ganda).

πŸƒ Peranan Keong dalam Kehidupan

βœ… Manfaat:

  • Sebagai makanan (contoh: keong sawah, abalone).
  • Pupuk organik & pakan ternak setelah diolah.
  • Bioindikator kualitas air (menandakan kondisi lingkungan).
  • Beberapa jenis menghasilkan peptida atau lendir yang berguna untuk kosmetik dan farmasi.

⚠️ Dampak Negatif:

  • Beberapa jenis hama pertanian (misalnya keong mas menyerang tanaman padi).
  • Beberapa menjadi inang parasit (contoh: Lymnaea sp. sebagai inang cacing hati).

πŸŒ€ Jenis Keong Berdasarkan Bentuk Cangkang

  1. Spiral tinggi (kerucut) β†’ misalnya Conus sp.
  2. Spiral lebar dan besar β†’ Achatina sp.
  3. Datar atau pipih β†’ Planorbis sp.
  4. Tidak bercangkang (slug/lintah darat) β†’ termasuk kelompok Gastropoda juga, tetapi tanpa cangkang keras.